Berwisata Religi di Makam Datu Beru

0
757

Berwisata Religi di Makam Datu Beru – Datu Beru memiliki sifat yang menarik dan sangat patut untuk dicontoh para wanita. Beliau merupakan salah satu inspirasi yang akan terus ada dan tak bisa dicari penggantinya. Oleh karena itu, jika Anda ingin seperti Datu Beru, bersekolah yang rajin dan jangan lupa untuk mempelajari ilmu di luar yang sudah dipelajari di sekolah. Langsung saja simak sejarah Datu Beru dan hal lainnya.

SEJARAH

Qurrata’aini atau dikenal dengan Datu Beru berasal dari dataran tinggi Gayo. Dia merupakan seorang tokoh wanita Aceh yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kebenaran sejak kecil. Cerdas, menguasai ilmu agama dan politik serta falsafah dan hukum. Oleh karena itulah, Raja Linge mengutus Datu Beru menjadi wakil resmi Kerajaan Linge dalam Parlemen Aceh Kutaraja. Prestasinya sempat menggemparkan Aceh. Seperti ketika membela Raja Linge ke-13 yang membunuh saudara se-ayahnya di perjalanan. Datu Beru menggunakan ilmu yang dimilikinya untuk membela kebenaran demi terciptanya keadilan. Agar tidak ada lagi orang yang dituntut hukuman mati oleh keluarganya sendiri.

DATU BERU WAFAT

Datu Beru wafat pada saat melakukan suatu perjalanan. Dan sampai di Ulung Gajah, beliau jatuh sakit. Para pengawalnya langsung mengusung tandu, sampai akhirnya beliau meninggal dunia dan dimakamkan di sebuah bukit kampung Tunyang (Bener Meriah). Hingga saat ini belum ada yang bisa menggantikan sosoknya.

WISATA RELIGI

Sampai di dekat lokasi, Anda akan menemukan sebuah gerbang masuk ke objek wisata itu. Terdapat prasasti makam setinggi 1 ½ meter di dalamnya yang diresmikan oleh Bupati Muhammad M. Tamy pada saat masih dalam wilayah Aceh Tengah. Terdapat pula tulisan dalam bahasa Aceh, yaitu, “Singkih kin papan sesuk kin inyon, kami gere lupen kin kubah kuburmu”. Yang artinya, masyarakat Gayo tidak akan melupakan sejarah bahwa Datu Beru pernah ada dan melengkapi sejarah Gayo. Makam tersebut dirawat dengan baik, Anda dapat secara bebas masuk ke lokasi karena tidak dikunci. Yang terpenting adalah melepas alas kaki, mengingat tempat itu merupakan tempat suci. Terdapat sebelas makam di tempat itu, namun tidak ada yang tahu makam siapa saja yang ada di situ.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Makam Datu Beru berada di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah. Untuk menuju ke lokasi, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jika pilihan kedua yang Anda pilih, bersiaplah untuk ongkos sekitar Rp5.000-Rp15.000 per sekali perjalanan. Mencari dan menuju ke tempat tersebut tidaklah sulit rutenya. Lagipula, sopir pasti sudah hafal daerah sekitar.

Walaupun Anda bebas masuk ke dalam makam tersebut, itu bukan berarti Anda bisa bertindak semaunya di dalam makam. Aceh merupakan provinsi yang ketat dalam hal ilmu agama, oleh karena itu jangan melakukan sesuatu yang dapat melanggar dan merusak tatanan yang ada. Selamat berlibur dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY