Desa Daruba – Wisata Belanja di Maluku

0
631

Desa Daruba – Wisata Belanja di Maluku – Bila Anda ke Maluku, sempatkan untuk berkunjung ke Desa Daruba karena desa ini adalah sentra pengrajin besi putih. Anda tentu pernah mendengar hal ini, banyak asesoris yang dibuat di desa ini. Semua kerajinan yang dihasilkan berbahan dasar asli besi putih.

Sejarah Kerajinan Besi Putih Desa Daruba

Kerajinan besi putih di Desa Baruba dimulai dari kisah Perang Dunia II di Pulau Morotai. Dahulu Pulau Morotai merupakan tempat yang dijadikan markas tentara Jepang saat Perang Dunia II yang kemudian kedudukannya digantikan oleh tentara sekutu. Morotai dianggap sebagai lokasi strategis waktu itu. Setelah akhir peperangan, banyak tentara membuang senjata perang mereka ke lautan Morotai dan sebagian menguburnya dalam tanah. Selain itu banyak sisa bangkai pesawat, kapal laut, dan perlengkapan perang yang tetinggal di Morotai. Benda-benda peninggalan perang inilah yang kemudian diambil dan dimanfaatkan oleh mayarakat Desa Daruba. Besi putih dari peninggalan perang tersebut dimanfaatkan untuk dibuat kerajinan oleh warga sekitar. Kegiatan ini pada akhirnya berkembang dan Desa Daruba ini menjadi pusat pengrajin besi putih yang sangat terkenal di Maluku. Morotai pun menjadi salah satu wisata belanja di Maluku yang dapat Anda kunjungi untuk dapatkan berbagai macam kerajinan besi putih.

Besi Putih sebagai Produk Andalan Desa Daruba

Desa Daruba merupakan wisata belanja di Maluku yang dapat Anda kunjungi. Karena di desa tersebut merupakan sentra pengrajin besi putih. Bagi Anda yang gemar dengan perhiasan, tempat ini wajib Anda kunjungi. Anda dapat melihat langsung proses pembuatan asesoris yang dibuat oleh para pengrajin besi putih Daruba. Sebagai wisata belanja di Maluku yang sangat populer dengan kerajinan besi putih, tempat ini memiliki berbagai macam kerajinan besi putih yang dihasilkan. Tak hanya berupa perhiasan, desa wisata belanja di Maluku ini juga membuat kerajinan samurai dari bahan besi putih dilengkapi dengan sarung pedang dari bahan kayu eboni asli Morotai. Harga samurai ini bisa mencapai jutaan karena memiliki kualitas bahan dasar bagus dan sangat unik. Kerajinan besi putih khas Morotai ini sangat populer baik di Nusantara maupun luar negeri. Bila dilihat dari bahan dasarnya mungkin terasa aneh, namun setelah melihat berbagai perhiasan yang dihasilkan dari besi putih ini akan membuat wisatawan terpukau. Harganya pun bervariasi, berkisar antara 15.000 hingga ratusan ribu rupiah. Perhiasan berbahan baku besi putih ini akan lebih awet dan tidak berkarat, serta memiliki kilau yang lebih bagus jika dibandingkan perak dan monel.

Lokasi dan Akses Menuju Desa Daruba, Morotai

Jika Anda hendak mengunjungi sentra pengrajin besi putih, wisata belanja di Maluku ini tepatnya di Desa Daruba, Pulau Morotai. Jika Anda dari Ternate dapat melakukan penyeberangan melalui jalur laut yang memakan waktu tempuh lama. Akses menuju Morotai biasanya melalui Pelabuhan Tobelo.

Namun jika menginginkan akses menuju Morotai melalui jalur udara bisa dilakukan dengan pesawat perintis. Namun kelemahannya pesawat ini tidak melayani setiap hari dan yang pasti biaya yang Anda butuhkan jauh lebih besar.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY