Hamparan Pesona di Dataran Tinggi Dieng

0
1382

Hamparan Pesona di Dataran Tinggi Dieng – Dataran tinggi yang ada di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo ini memiliki panorama yang unik dan menarik. Namun, tidak hanya lokasinya saja yang memiliki keindahan. Perjalanan menuju ke dataran tinggi ini sangat menakjubkan, sebab Anda bisa melihat perkebunan tembakau dan pemandangan gunung yang indah. Terlebih suasana di sekitar sangat menyejukkan. Cocok untuk Anda yang setiap hari terkukung pekerjaan rutin.

ASAL USUL

Nama Dieng berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Di yang artinya empat yang tinggi dan Hyang dengan arti tempat para dewi. Dengan kata lain, Dieng merupakan tempat kediaman para dewa dan dewi. Atau ada juga yang mengartikannya sebagai Adi berarti indah dan Aeng berarti aneh. Penduduk setempat terkadang mengartikannya sebagai tempat indah yang penuh dengan suasana spiritual.

WISATA

Dataran ini memiliki ketinggian 2.000 mdpl. Ketika berada di atasnya, Anda bak berdiri di negeri di atas awan. Dan juga udaranya segar serta tertutup kabut tebal. Hal inilah yang membuat para dewa dan dewi memilihnya sebagai tempat persemayaman. Anda kemudian akan melihat lumpur mendidih yang mengeluarkan gelembung dan danau belerang dengan warna cerah. Datanglah di pagi hari untuk menikmati sunrise yang mengagumkan apalagi jika dilihat dari atas candi.

Di dataran tinggi ini terdapat banyak candi kecil kuno yang indah. Candi bercorak Hindu dengan arsitektur indah serta unik bisa Anda temukan di sini. Selain itu, Anda bisa melihat Dieng Plateu Theater yang menghadirkan informasi kejadian alam sekitar Dieng. Teater atau bioskop ini mampu menampung 100 kursi dan memiliki taman yang asri serta nyaman untuk bersantai.

YANG UNIK

Pernah mendengar fenomena anak gimbal? Anak gimbal atau biasa disebut oleh warga sekitar anak gembel merupakan anak yang tinggal di dataran tinggi Dieng. Menurut kepercayaan warga setempat, anak yang gimbal merupakan anugerah dari para dewa, sehingga patut disyukuri. Biasanya, jika rambut anak gimbal tersebut dipotong, maka di anak akan sakit-sakitan. Anehnya lagi, rambut gimbal ini tumbuh tidak secara alami, melainkan pada usia mereka yang menginjak 1-2 tahun.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Dataran Tinggi Dieng terletak 30 km dari Wonosobo atau sekitar 3 jam perjalanan dari Yogyakarta. Untuk sampai ke tujuan, Anda bisa mengendarai kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Untuk pilihan pertama, Anda bisa langsung menuju ke tujuan dengan menyalakan GPS atau bertanya-tanya kepada warga sekitar. Tidak akan sulit menemukannya. Di sana juga sudah terdapat tempat parkir. Namun, bagi Anda yang memilih menggunakan kendaraan umum, maka naiklah bus dari Yogyakarta ke Magelang dan Wonosobo. Setelah sampai di Wonosobo, Anda bisa menggunakan minibus untuk menuju ke Desa Dieng. Sesampainya di sana, Anda kemudian harus berjalan kaki beberapa kilometer saja. Ongkos untuk transportasi umum tersebut adalah Rp10.000-Rp25.000,-.

Selamat menikmati pemandangan yang dihadirkan oleh dataran tinggi Dieng yang istimewa. Salam ransel dan selamat berlibur untuk Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY