Jejak Kesultanan Islam di Keraton Kasepuhan

0
768

Jejak Kesultanan Islam di Keraton Kasepuhan – Keraton Kasepuhan merupakan objek wisata budaya dan sejarah yang ada di Cirebon, Jawa Barat. Keraton yang didirikan beratus-ratus abad yang lalu ini menyimpan sejarah tersembunyi. Jika Anda kesana, Anda bisa menemukan berbagai koleksi menarik dari jaman kerajaan dahulu. Rasakan sensasi berwisata sambil belajar mendalami ilmu sejarah di sini.

SEJARAH

Keraton ini didirikan oleh Pangeran Cakrabuana atau Pangeran Mas Mochammad Arifin II yang merupakan cicit Sunan Gunung Jati pada tahun 1529. Keraton ini merupakan keraton Kesultanan Cirebon yang pertama dan memiliki sejarah paling panjang di antara keraton lainnya. Pada masa awal berdirinya, bagian yang pertama dibangun adalah Keraton Pakungwati I. Saat ini, keraton tersebut sudah dijadikan sebagai objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan yang tertarik dengan dunia sejarah.

KERATON KASEPUHAN

Keraton yang paling megah dan terawat di Cirebon ini memiliki makna di setiap sudut arsitekturnya. Terdapat wilayah kekeratonan yang terluas dengan wilayah Baluarti mencapai lebih dari 10 hektar. Di bagian dalamnya terdapat bangunan utama yang berwarna putih dengan ruang tamu, ruang tidur dan singgasana raja. Halaman depannya dikelilingi tembok merah bata dan pendopo di dalamnya. Ada museum yang lumayan lengkap dan berisi lukisan, benda pusaka dan koleksi kerajaan. Koleksi yang dikeramatkan adalah Kereta Singa yang dikeluarkan tiap 1 Syawal untuk dimandikan.

Terdapat dua patung macan putih di gerbangnya yang melambangkan bahwa Kesultanan Cirebon adalah penerus Kerajaan Padjajaran dan memperlihatkan pengaruh agama Hindu. Selasar menuju Bangsal Prabayaksa yang dibuat tidak tegak lurus sehingga bila ada musuh menyerang tidak akan bisa melihat dan menyerang singgasana. Banyak sejarah penting yang dapat Anda pelajari di keraton ini. Masih banyak hal menarik yang bisa ditemukan di keraton ini.

YANG UNIK

Tidak jauh dari gedung utama, Anda bisa menemukan tempat mandi Sunan Gunung Jati yang berupa sumur. Airnya tidak pernah kering, bahkan oleh masyarakat setempat dipercaya dapat memberikan rejeki dan membuat awet muda bila dibasuhkan ke muka.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Jarak Keraton Kasepuhan dengan Stasiun Kereta Api Kejaksan dan Terminal Bus Harjamukti Cirebon sekitar setengah jam. Jika Anda datang dari luar kota dan sampai di stasiun atau terminal tersebut, silahkan lanjutkan perjalanan menggunakan bus atau kendaraan umum lainnya, seperti ojek dan becak motor untuk menuju ke lokasi. Ongkosnya kira-kira Rp3.000-Rp10.000. Lebih mudah lagi jika Anda menyewa jasa travel, selain lebih murah jika berangkat bersama rombongan juga lebih mudah karena bisa langsung sampai ke lokasi tanpa berkali-kali naik angkutan. Ongkos travel sekitar Rp200.000 per orang.

Itulah tadi informasi wisata dari Keraton Kasepuhan yang ada di Cirebon. Semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari tempat liburan yang cocok. Selamat berlibur dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY