Makam Malikussaleh, Raja Pertama Samudra Pasai

0
1142

Makam Malikussaleh, Raja Pertama Samudra Pasai – Situs sejarah berikut ini adalah makam sultan pertama di kerajaan Samudra Pasai. Beliau yang bernama Meurah Silu ini sangat berjasa dalam mendirikan kerajaan tersebut serta memajukan Islam sebagai agama utama di Indonesia. Makam ini merupakan situs purbakala yang cukup monumental di Nusantara bahkan di Asia Tenggara.

SEJARAH SINGKAT

Malikul-Saleh atau yang lebih dikenal dengan Malikussaleh adalah merupakan raja pertama di Kerajaan Samudra Pasai yang merupakan kerajaan Islam terbesar pada abad ke-13. Bukti sejarah yang dapat Anda lihat adalah batu nisan yang berhiaskan kaligrafi ayat-ayat suci Al-Qur’an yang bernilai sejarah tinggi.

KOMPLEKS PEMAKAMAN

Makam Sultan Malikussaleh yang berada di Kampung Beuringin ini satu komplek dengan pemakaman Sultan Muhammad Malik Al-Zahir yang merupakan anak laki-lakinya. Makam Ratu Nahritsyah yang memimpin Samudra Pasai pada 1405-1428. Semua makam tersebut dilapisi batu granit dan dilengkapi pagar setinggi 1 meter.

ZIARAH MAKAM

Makam tersebut ramai dikunjungi oleh warga baik lokal maupun nasional. Banyak dari negara tetangga yang juga berkunjung ke pemakaman ini. Hampir setiap bulan, ada kunjungan dari negara tetangga seperti Filipina, Malaysia, Brunei, Thailand dan lainnya. Mereka memiliki tujuan masing-masing. Ada yang berziarah dan berdoa, melepaskan nadzar serta menggali sejarah islam karena di sana ada pemandu yang tahu betul sejarah tentang makam itu.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Lokasi makam Malikussaleh adalah di Desa Beuringin, Kecamatan Samudra, Aceh Utara. Jaraknya dari Lhokseumawe sekitat 18 km. Untuk menuju ke lokasi, Anda dapat menggunakan kendaraan umum atau pribadi dengan lama perjalanan kurang lebih setengah jam. Untuk menempuhnya dengan kendaraan umum, Anda bisa memilih. Ada bus, labi-labi, ojek ataupun becak motor. Tarif masing-masing dari kendaraan tersebut berbeda-beda. Tergantung yang mana Anda memilihnya. Jika ditaksir, tarifnya sekitar Rp7.000-Rp20.000.

KELILING KOTA

Karena jaraknya yang cukup dekat dengan pusat kota, tidak akan membuat Anda bingung untuk berjalan-jalan. Di Lhokseumawe pun terdapat berbagai toko pernak-pernik dan oleh-oleh untuk Anda yang hobi berbelanja. Anda juga bisa mampir di rumah makan yang menyediakan makanan khas Aceh. Seperti Mie Aceh, kari, dan olahan daging rusa. Ongkos untuk berkeliling Lhokseumawe sekitar Rp10.000-Rp25.000.

HOTEL

Hotel ini adalah beberapa yang ada di dekat lokasi wisata. Yaitu, Lido Graha HotelJl.Merdeka Timur No.42 Cunda Vina Vira HotelJl.Iskandar Muda No.4 Purnama Raya HotelJl.Medan-Banda Aceh, Cekjapu, Gelanggang Baru. Tarif di hotel tersebut disesuaikan dengan fasilitasnya. Rentang harganya sekitar Rp200.000-Rp700.000,-.

Mengenang memang diperlukan agar apa yang kita lakukan di masa kini menjadi lebih berarti. Namun, jangan terus menerus mengenang. Apapun yang kita kenang tanpa berusaha untuk belajar dari kenangan tersebut akan sangat sulit untuk menjalani kehidupan yang sedang dijalani. Oleh karena itu, jadikan sejarah sebagai tolok ukur di masa depan Anda. Salam Ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY