Makam Teuku Umar, Pejuang Sejati Dari Meulaboh

0
714

Makam Teuku Umar, Pejuang Sejati Dari Meulaboh – Makam ini adalah makam Teuku Umar, seorang pejuang yang berasal dari Meulaboh. Beliau merupakan pemimpin yang memiliki strategi luar biasa dalam mengadakan perang melawan penjajahan Belanda. Beliau pernah menyamar sebagai orang yang mendukung Belanda untuk mendapatkan informasi serta dapat menyerang balik penjajah tersebut.

TEUKU UMAR

Teuku Umar adalah seorang pahlawan yang lahir di Meulaboh. Beliau merupakan pahlawan nasional yang pernah memimpin gerilya di Aceh sekitar tahun 1873-1899. Ketika perang Aceh meletus pada tahun tersebut, beliau ikut berjuang bersama pejuang lainnya, padahal umurnya pada saat itu baru 19 tahun. Pada usia ini pula, beliau sudah diangkat sebagai keuchik atau kepala desa di daerah Daya Meulaboh. Kepribadiannya yang pandai, pemberani dan sifat yang keras serta pantang menyerah ini dimilikinya untuk menghadapi segala persoalan. Beliau berjuang dengan istrinya, Cut Nyak Dhien untuk melawan penjajah. Akan tetapi, serangan yang mendadak ke daerah Meulaboh telah membuat beliau gugur di medan perang pada 1899.

DI MAKAM TEUKU UMAR

Makam yang berada di desa Meugo Rayeuk tersebut udaranya masih segar dan menyejukkan karena belum tercemar. Ketika Anda berwisata ke sana, Anda akan merasa aman, nyaman dan tenteram. Banyak dari wisatawan yang bertujuan hanya melihat-lihat saja, ada pula yang berdoa dan berdzikir di makam dan lain sebagainya. Mereka memiliki tujuan yang berbeda-beda untuk berkunjung kesitu.

POHON BESAR PENGHILANG DAHAGA

Di kawasan makam tersebut terdapat Hutan Lindung. Di dalamnya ada pohon besar yang dapat mengeluarkan air yang tidak pernah berhenti dan bisa diminum siapapun yang berwisata ke sana. Untuk menghilangkan dahaga ketika berlibur di sana, air tersebut bisa dimanfaatkan. Ajak keluarga beramai-ramai mencicipi kesegaran air dari pohon tersebut.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Makam Teuku Umar ini terletak di Desa Meugo Rayeuk, Aceh Barat. Untuk mencapai lokasi, Anda bisa berangkat dari Meulaboh. Jarak lokasi dari pusat kota Meulaboh cukup jauh, sekitar 35 km. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Kalau Anda menggunakan angkutan umum, ojek, atau becak motor, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp7.000-Rp25.000. Wisata sejarah ini sangatlah ramai dikunjungi, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

HOTEL DAN AKOMODASI

Berwisata sejarah belum tentu tidak membuat Anda capek. Pasti Anda akan capek juga apalagi dengan perjalanan yang cukup lama tersebut. Maka dari itu, di Meulaboh sudah tersedia hotel dan akomodasi lainnya untuk Anda dengan fasilitas menarik dan tarif yang lumayan murah. Losmen Lisa di Jalan Singgahmata II, Kuta Padang. Losmen Abadi di Jalan Tgk. Chik Dirundeng, Ujong Baroh dan Losmen Montela di Jalan Gajah Mada, Drien Rampak.

Sifat dan kepribadian beliau patut kita contoh untuk berjuang mendapatkan impian. Lewat wisata sejarah ini, Anda dapat dengan mudah mendapatkan sejarah dan memetik ilmunya. Salam Ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY