Membuktikan Keajaiban Masjid Guci Rumpong

0
670

Membuktikan Keajaiban Masjid Guci Rumpong – Masjid Guci Rumpong dibangun oleh Syekh Abdussalam atau Tengku Chik di Pasi pada abad ke-17. Beliau mengajarkan ilmu-ilmu agama di pesantren yang tidak jauh dari masjid ini. Hasil dari karyanya adalah tulisan tangan kitab suci Al-Qur’an, kumpulan doa untuk upacara kenduri dan khutbah dalam bahasa Arab. Penamaan masjid ini sebagai Masjid Guci Rumpong karena adanya 2 guci Siam berwarna coklat tua yang merupakan hadiah dari Kerajaan Cina di depan masjid ini.

PEMBUKTIAN SEUREUBEK

Di dalam masjid yang sudah ada sebelum Portugis mendarat di Lamno ini terdapat Al-Qur’an tulisan tangan Tengku Chik di Pasi yang berusia ratusan tahun dan biasa disebut dengan Seureubek. Menurut info yang didapatkan dari penduduk sekitar, Seureubek sering digunakan sebagai kesaksian sumpah seseorang. Jika ada orang yang berbohong dalam sumpahnya sambil diletakkan Seureubek di kepalanya, maka orang tersebut akan kejang-kejang seperti disambar petir.

WISATA DI DALAM MASJID

Masjid Guci Rumpong memiliki kubah emas yang megah. Di masjid tersebut ada guci yang berasal dari Siam (Thailand) yang merupakan hadiah dari Kerajaan Cina. Disebut batu siprok, setiap orang yang ingin melepas nadzar, kepalanya dicuci dengan air yang kemudian ditumpahkan ke atas batu tersebut. Ada pula batu yang dikurung dalam kerangkeng, di dekat pintu masjid. Guci yang berwarna hitam keemasan juga dikurung dengan bangunan. Terdapat gelas plastik dan gayung di sekitarnya.

Ada juga bambu tangga muazzin. Bambu ini dipakai sebagai tangga yang belum ditemukan zaman dulu untuk bisa naik ke atas masjid. Ini pula yang digunakan muazin sebelum pengeras suara ditemukan. Sampai sekarang masih ada bambu yang berusia 800 tahun lebih tersebut di dalam masjid lama.

POHON ASAM DAN BALEE KHANDURI

Di belakang masjid ada pohon asam yang melindungi para jamaah dari terpaan sinar matahari. Pohon itulah yang juga membuat suasana di dalam masjid menjadi dingin dan sejuk. Berdekatan dengan masjid, ada balee khanduri yang memisahkan tempat shalat dan tempat makan. Dekorasinya berpola donat dan tidak berdinding terbuka. Sehingga untuk makan, orang bisa masuk dari mana saja.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Masjid ini berlokasi di Pidie, Aceh. Untuk menuju ke lokasi, Anda harus melewati jalan poros tengah Bambi yang sudah rusak karena sudah lama tidak diperbaiki pemerintah. Untuk menuju ke lokasi, sebaiknya naik sepeda motor atau menyewa jasa ojek. Dengan biaya kurang lebih Rp10.000-Rp30.000 Anda sudah sampai di lokasi.

HOTEL

Jika Anda sudah berjalan-jalan di Pidie dan masjid ini merupakan tujuan terakhir Anda, untuk mengistirahatkan diri silahkan menginap di hotel ataupun motel sekitar kota Pidie. Hotel tersebut antara lain: Paris LosmenJl.Melati No.1 Sigli, Pidie Telp.0653-21521 Wisma Seulawah Sigli, Pidie Wisma MutiaJl. Baru No.4 Blang Asan Telp.0626-5321268

Berwisata sejarah dan religi adalah untuk mengetahui seberapa besar dan banyaknya peninggalan sejarah dari masa-masa lampau yang dapat dijadikan tolok ukur untuk masa kini. Nah, selamat berlibur untuk Anda yang sedang berlibur dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY