Menelusuri Makam Syah Kuala di Banda Aceh

0
1025

Menelusuri Makam Syah Kuala di Banda Aceh – Syiekh Abdurrauf bin Ali Al-Fansuri atau yang lebih dikenal dengan Syiah Kuala adalah salah satu ulama besar di Banda Aceh. Beliau amat berjasa dalam masalah dakwah untuk menyebarkan Agama Islam di Aceh pada 1591. Beliau wafat pada tahun 1696 dan dimakamkan di makam Syiah Kuala ini. Karena nama ulama yang sangat terkenal dan dikagumi banyak orang inilah, salah satu Perguruan Tinggi di Banda Aceh mengadopsi namanya. Saat ini pemerintah kota Banda Aceh beserta anggota Dinas Kepariwisataan telah menjadikan Makam Syiah Kuala sebagai objek wisata spiritual di kota tersebut.

WISATA

Tengku Syiah Kuala memang sangat terkenal di mancanegara, terutama dalam sejarah kerajaan Aceh. Hasil pemikirannya sering dijadikan referensi di bidang agama islam. Para peziarah yang datang ke makamnya berasal dari daerah Aceh dan provinsi lainnya. Bahkan ada pula yang berasal dari luar negeri. Mereka datang dengan tujuan masing-masing. Ada yang penasaran ingin melihat bentuk makamnya, ada yang sengaja berdoa dan berdzikir di makam tersebut, ada pula yang datang untuk membayar nazar dan aqiqah mereka.

JALAN-JALAN DAN OLEH-OLEH

Anda bisa berkeliling Banda Aceh dengan menggunakan becak motor lalu menikmati jalanan sekitar dan jangan lupa untuk berhenti di pusat oleh-oleh untuk membeli tas, dompet, dan aneka souvenir yang ada. Toko penjual souvenir tersebut bisa ditemukan di Jalan Sri Ratu Safiatudin, Peunayong, Banda Aceh. Banyak sekali toko di daerah itu, seperti Rumah Kerajinan Jaroe, Nya’ Ni Souvenir, Aceh Souvenir, Anita Souvenir dan Pusaka Souvenir. Silahkan berbelanja sesuka hati karena harga berbagai barangnya sangat variatif.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Objek wisata ini terletak di daerah pinggir pantai, muara Sungai Aceh yang terletak di Desa Deyah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Lokasinya tidak begitu sulit ditemukan. Sekitar 3 km dari kawasan Kreung Aceh. Anda bisa menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Angkutan umum yang dipilih bisa becak motor ataupun labi-labi dengan jurusan Terminal-Lampriet-Lampineung-Prada-Kreung Aceh. Jika sudah sampai disini Anda bisa naik ojek untuk sampai ke lokasi. Tarif labi-labi yang Anda tumpangi sekitar Rp3.000,- sedangkan untuk ojeknya adalah Rp7.000,- saja.

HOTEL

Setelah berwisata, pastilah Anda lelah dan ingin beristirahat. Beberapa hotel di Banda Aceh mungkin cocok untuk Anda singgahi. Ada Sulthan HotelJl.Sulthan Hotel No.1 Peunayong Telp. 0651-22469. Prapat HotelJl.Ahmad Yani No.17 Peunayong Telp.0651-22159. dan Wisata HotelJl.Ahmad Yani No.19-21 Peunayong Telp.0651-21834. Semua hotel di atas memiliki tarif mulai dari Rp200.000-1.000.000 ke atas. Silahkan memilih fasilitas yang cocok untuk Anda.

Sebagai pengunjung makam Syiah Kuala, Anda harus mematuhi setiap aturan dan larangan sebelum memasukinya. Pakailah pakaian yang sopan dan menutup aurat. Karena jika tidak mengikuti aturan tersebut, Anda tidak akan diijinkan masuk ke dalam makam. Sekian panduan wisata di Makam Syiah Kuala, semoga hari libur Anda menyenangkan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY