Mengagumi Keindahan Goha Tujoh

0
681

Mengagumi Keindahan Goha Tujoh – Goha tujoh merupakan objek wisata yang berwujud sebuah gua di punggung bukit lembah Gunung Seulawah Agam. Disebut goha tujoh karena di dalamnya terdapat tujuh buah terowongan yang belum pernah ditelusuri kondisi maupun jaraknya. Di sepanjang ruangan dalam gua dapat dijumpai karang-karang batu yang bergantungan seperti lampu kristal. Di lantai gua juga ditemui batu karang berbentuk hidangan nasi ketan dan biasa disiapkan untuk upacara adat. Tempat ini oleh warga lokal sering dijadikan untuk memanen burung walet. Namun sekarang telah banyak orang yang datang untuk berwisata di sana.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Goha tujoh beralamat di Jl.Banda Aceh-Medan km 100, Laweung, Muara Tiga, Pidie. Untuk menuju ke lokasi, Anda bisa menggunakan sepeda motor, mobiil, ataupun angkutan umum. Wilayah ini terletak di kawasan perbukitan kapur antara Batee dan Muara Tiga, atau sekitar 20 kilometer ke arah utara dari Jalan Banda Aceh-Sigli Simpang Beutong. Anda bisa datang di hari minggu untuk berwisata di lokasi ini. Ongkos untuk angkutan umum menuju lokasi ini adalah sekitar Rp10.000-Rp25.000,-.

MENUJU GOHA TUJOH

Untuk menuju goha tujoh, Anda akan disuguhi pemandangan perbukitan karst yang gersang. Jalanannya berdebu dan berbatu membuat perjalanan terasa berat dan lambat. Namun, jika sudah sampai di sebuah persimpangan jalan yang sempit, akan terlihat papan nama yang menunjukkan arah masuk goha tujoh. Tinggal beberapa meter lagi Anda sudah sampai di lokasi. Setelah sampai, barulah keletihan dan kelelahan Anda berkurang menjadi kegembiraan memandangi apa yang ada di dalam gua.

BERWISATA DI DALAM GUA

Tempat pertama yang dituju sebelum memasuki gua adalah pintu masuk yang berdiameter 0,6 dan lebar 15. Dinding-dindingnya menjadi sarang burung walet. Para pedagang yang tadi menjajakan makanan di depan gua ikut masuk dan berlomba-lomba menjelaskan apa saja yang ada di dalam gua beserta sejarahnya. Terdapat lubang gelap yang ada tangga kayunya. Untuk menuju ke dalam gua, Anda harus memasuki lubang tersebut dengan merayap karena di dalamnya masih ada gua-gua lainnya yang lebih kecil.

Jika Anda tidak masuk ke gua tersebut, Anda dapat berkeliling dan menemukan ruang yang luas dan terdapat batu gantung di tengahnya. Batu tersebut adalah batu anti-gravitasi yang tidak sepenuhnya menempel. Setelah tsunami beberapa tahun lalu, bagian atas batu tersebut menumpuk batu lain akibat longsor. Selanjutnya Anda akan melihat stalaktit, batu burung Rajawali, Lafadz Allah, pemandangan dalam gua yang indah dan menyerupai manusia. Petualangan Anda di gua tersebut tidak akan membuat Anda menyesal, kok.

PEMANDU DAN ONGKOS

Masih ingatkah dengan penjual makanan yang ikut masuk ke dalam gua tadi? Mereka akan meminta Anda memberikan ongkos pemandu seikhlasnya. Maka dari itu, Anda harus menyiapkan uang secukupnya sebagai balasan yang iklas karena sudah dipandu berkeliling gua. Biasanya pengunjung akan memberi Rp30.000-Rp200.000. Tentu saja untuk beberapa pemandu.

Goha Tujoh memiliki keindahan yang istimewa dan unik. Dengan berjalan-jalan di dalamnya, Anda telah membuktikan rasa kagum tersebut. Sedikit pesan, bagi Anda yang berkunjung di gua ini, jangan lupa diri. Hindari berbuat yang tidak senonoh karena akan berakibat buruk pula bagi Anda. Selamat berlibur, jangan lupa dengan tips tadi dan salam ransel.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY