Mengenang Sejarah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu

0
1282

Mengenang Sejarah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu – Sudah pasti di sekolah Anda dulu diceritakan tentang pengasingan Ir. Soekarno di Bengkulu sekitar tahun 1938-1942. Rumah ini kemudian dijadikan sebagai objek wisata yang banyak menyedot minat masyarakat untuk mengetahui lebih dalam tentang sejarahnya. Anda pun pasti demikian.

SEJARAH

Pengasingan Bung Karno di Bengkulu merupakan lanjutan dari pengasingannya di Ende, Flores. Pada tahun 1938-1942, beliau kemudian menempati rumah ini. Di kota tersebut, Bung Karno bertemu dengan Fatmawati dan jatuh hati pada gadis asal Bengkulu tersebut. Akhirnya mereka berdua mengikat tali asmara dengan sebuah perkawinan. Rumah yang awalnya milik pengusaha Tionghoa, Tan Eng Cian, ini disewa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk menempatkan Bung Karno yang diasingkan di kota tersebut.

RUMAH PENGASINGAN BUNG KARNO

Di rumah ini, terdapat barang-barang peninggalan beliau yang tentunya menemaninya menyusun strategi perjuangan selama berada di pengasingan. Barang-barang seperti sepeda ontel, foto, buku-buku dan lainnya memiliki nilai sejarah tersendiri. Penataan koleksi sekaligus pembagian ruangnya rapi serta teratur dengan ukuran asli 162 meter persegi dan luas bangunan 9×18 meter. Bentuknya persegi panjang tak berkaki dan beratap limas. Dindingnya polos dan pintunya berdaun ganda serta jendela panjang berkisi-kisi. Halamannya pun luas.

Bangunan aslinya masih dipertahankan. Hanya saja, pada 2006 Pemerintah Bengkulu menambahkan Persada Bung Karno sebagai museum, ruang pertemuan, gedung pertunjukan dan perpustakaan. Karena memang dulunya merupakan milik orang China, Anda pasti akan menemukan kekhasan China yang masih ada di sekitarnya.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Lokasi rumah tersebut berada di Jalan Jeruk yang sekarang menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Gading Cempaka, Bengkulu. Terletak di pusat kota dan memudahkan Anda untuk menemukannya, karena hanya berjarak 5 km saja sedangkan jika dari Benteng Marlborough hanya sekitar 1,6 km saja. Alternatif kendaraan yang bisa Anda gunakan yaitu, kendaraan pribadi, kendaraan umum, motor dan lainnya yang tersedia di sekitar kota. Waktu yang diperlukan untuk mencapai lokasi adalah sekitar 10 menit dengan ongkos kendaraan sekitar Rp5.000-Rp15.000, bagi yang naik kendaraan umum dan ojek. Kalau Anda naik angkot atau bus, Anda pilih di jurusan Jalan Soekarno-Hatta, kemudian berhenti untuk menyambung ke bus lain dengan tujuan Anggut Atas. Barulah Anda sampai ke lokasi wisata.

TIKET MASUK

Untuk masuk ke rumah pengasingan Bung Karno ini, Anda akan dikenai biaya Rp2.500,- saja. Biaya tersebut cukup murah mengingat banyak nilai sejarah yang Anda dapatkan dari tempat ini.

Sudahkah Anda berlibur? Jika sudah, lanjutkan liburan Anda di minggu, bulan dan tahun  depan ke destinasi berikutnya, seperti rumah pengasingan Bung Karno ini misalnya. Nah, selamat melakukan liburan Anda semoga mengesankan! Sampai jumpa dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY