Mengunjungi Candi Sisa-Sisa Kerajaan Singosari

0
752

Mengunjungi Candi Sisa-Sisa Kerajaan Singosari – Tidak banyak sisa-sisa peninggalan Kerajaan Singosari yang berkuasa pada abad ke-13 di Jawa Timur. Hanya ada candi yang belum selesai dibangun dengan dua patung raksasa yang berdiri di depan istana sebagai jejak yang tersisa. Candi Singosari yang juga dikenal sebagai Candi Cungkup oleh masyarakat sekitar ini dianggap sebagai makam Raja Kertanegara sebagai raja terakhirnya. Namun, ada yang menganggapnya sebagai tempat penujaan Dewa Siwa karena sistem mandala yang berkonsep candi Hindu dan sebagai media pengubah air biasa menjadi air suci

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Candi Singosari berada d Jalan Kertanegara, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosasi, Kabupaten Malang. Tepatnya candi ini berada 10 km ke arah utara kota Malang. Sedangkan bila Anda dari Surabaya, jaraknya sekitar 88 km ke arah selatan. Untuk mencapai lokasi, Anda bisa menempuhnya dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum baik dari Surabaya atau Tretes maupun Malang. Untuk lebih memudahkan perjalanan Anda, lebih baik menyewa mobil saja dari agen travel. Tentunya si sopir sudah mengetahui letak daerah wisata tersebut. Lagipula untuk satu keluarga, Anda hanya akan membayar sebesar Rp500.000-Rp800.000 tergantung jarak tempuh dan jumlah orangnya.

SEJARAH

Candi Singosari dibangun pada 1304 ini dihiasi dari bawah hingga atasnya. Bisa Anda perhatikan hiasan tersebut tidak seluruhnya selesai, sehingga terdapat dugaan bahwa dalam proses pembangunannya belum selesai kemudian ditinggalkan. Dimungkinkan karena adanya peperangan, serangan Kerajaan Gelang-Gelang pimpinan Jayakatwang di tahun 1292 hingga menghancurkan kerajaan Singosari.

CANDI SINGOSARI

Anda bisa melihat sisa-sisa candi yang belum selesai dibangun. Candi tersebut terbuat dari batu andersit dengan bangunan yang menghadap ke barat. Di halaman depannya terdapat kumpulan patung, sementara di bagian bawah terdapat dua patung besar wali yang dikenal sebagai Dwarapala. Candi Singosari sendiri terdiri dari 4 bagian utama, yaitu Bagian Bawah berupa persegi empat dengan nama teras atau batur candi. Kaki Candi (bhurloka) yang tinggi sebagai tempat arca. Tubuh Candi (bwahloka) dengan empat relung di masing-masing sisinya serta Atap atau Puncak Candi (swahloka) yang menjulang dan makin mengecil sampai puncaknya.

YANG MENARIK

Candi ini merupakan tiruan Gunung Meru yang berpuncak di Kaliasa dan dikelilingi empat puncak Gunung Mandara, Gandhamana, Vipula dan Supasrsya. Anehnya tidak ada perbedaan antara gunung Meru dan Mandara. Candi ini merupakan simbolisasi konsep Samodramanthana yang merupakan pengadukan lautan susu dengan Gunung Mandara sebagai antan hingga keluarlah air suci atau amerta. Selain itu, Lingga dan Yoni merupakan simbolisasi lainnya dari candi ini.

WISATA

Sejak 1803-1939 Candi Singosari merupakan komplek percandian yang luas dengan 7 buah reruntuhan candi sampai akhirnya yang selamat adalah Candi Singosari. Di sisi halaman candi akan terlihat sisa reruntuhan dan arca yang merupakan salah satu dari ketujuh reruntuhan candi sebelumnya. Saat ini candi tersebut dirawat dan dijaga 3 staf dari Suaka Purbakala Jawa Timur yang merupakan penduduk setempat.

Demikianlah referensi wisata di Candi Singosari yang dapat Anda jadikan pedoman untuk berwisata. Sampai jumpa di tujuan berikutnya dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY