Menjelajahi Sangiran, Museum Manusia Purba di Bengawan Solo

0
729

Menjelajahi Sangiran, Museum Manusia Purba di Bengawan Solo – Sangiran adalah situs arkeologi manusia purba yang terlengkap di Asia. Dengan luas 56 kilometer persegi dan berada di kaki Gunung Lawu. Informasi lengkap tentang sejarah manusia purba mulai dari pola hidup, habitat, binatang yang ada serta proses terciptanya bentang alam terdapat di museum ini. Museumnya sendiri berlokasi di sekitar arkeologi ini. Saat ini museumnya sudah menjadi objek wisata megah dengan arsitektur modern.

RIWAYAT

Situs arkeologi ini memiliki nilai tinggi bagi ilmu pengetahuan yang menjadi aset Indonesia. Sejak 1977, situs Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Tahun 1996, situs ini terdaftar dalam situs warisan dunia UNESCO sebagai World Heritage. Sejak saat itu, Sangiran memberi sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di dunia, khususnya arkeologi, geologi, paleoanthropologi dan biologi.

YANG MENARIK

Ladang fosil Sangiran sangat khas. Anda bisa melihatnya di bagian yang bertebing curam, yaitu stratigrafi yang menunjukkan empat lapisan tanah. Keberadaan kawasan situs itu sendiri juga sangat menarik. Anda bisa melihat lokasi temuan dan lapisan stratigrafi tersebut yang sudah berumur jutaan tahun.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Museum Sangiran berada di kaki Gunung Lawu, sekitar 17 km ke arah utara kota Solo. Belum terdapat akses angkutan umum ke sini. Jadi, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, menyewa jasa ojek ataupun menyewa kendaraan dari rentalan. Untuk menyewa kendaraan, Anda akan dikenai biaya sekitar Rp300.000-Rp500.000 yang sudah termasuk sopirnya, sedagkan tarif ojek berkisar antara Rp10.000-Rp25.000,- tergantung kesepakatan Anda dengan tukang ojeknya.

WISATA

Tempat ini memang ditujukan bagi Anda yang mencintai dunia sejarah. Anda dapat menikmati wisata ilmiah purbakala. Terdapat Museum Lapangan Sangiran yang ada di zona inti dan banyak mengandung fosil purbakala lengkap. Di tempat ini terdapat menara pemantai berlantai tiga yang dilengkapi teleskop untuk melihat Kubah Sangiran. Di lantai dasar juga terdapat home theatre yang menghadirkan film sejarah Sangiran. Kemudian, lanjutkan jalan-jalan Anda ke Museum Prasejarah Sangiran dengan tiket masuknya seharga Rp1.500.

Di Museum Sangiran, Anda akan disambut dengan bangunan bergaya joglo. Di dalamnya terdapat koleksi temuan fosil dengan 13.806 buah benda pamer di dua tempat, yaitu 2.931 di ruang display dan 10.875 di gudang penyimpanan. Koleksinya sendiri dikategorikan ke dalam beberapa kelompok, yaitu Cetakan Fosil Manusia Purba, Fosil Manusia Homo Sapiens, Fosil Binatang Air, Batuan, dan  Alat-alat Batu.

FASILITAS

Di dalam museum tersebut, terdapat beberapa fasilitas yang menunjang liburan Anda, seperti Ruang Utama, tempat pameran koleksi terpajang. Ruang Laboratorium tempat proses konservasi fosil-fosil yang ditemukan, Ruang Pertemuan, Ruang Perpustakaan, Ruang Penyimpanan, Ruang Audio Visual dan juga mushola serta toilet.

Sejarah merupakan proses terdahulu, bagaimana makhluk hidup memulai hidupnya dengan hal-hal yang sederhana, mempelajari hal yang baru hingga menjadi sekarang ini. Bagaimanapun, hal itu sangat penting bagi kelangsungan perkembangan mereka. Oleh karena itu, Anda harus menghargai sejarah dengan mempelajarinya. Situs seperti ini patut dan layak untuk dikunjungi serta dipelajari. Salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY