Tugu Kilometer Nol Indonesia di Sabang Yang Istimewa

0
782

Tugu Kilometer Nol Indonesia di Sabang Yang Istimewa – Tugu Kilometer Nol Indonesia merupakan tugu yang berada di ujung barat Indonesia. Tugu ini dibuat sebagai simbol awal pengukuran luas wilayah Indonesia, dari Sabang-Merauke. Tugu yang dijadikan tempat bersejarah ini diresmikan oleh Try Sutrisno, Wakil Presiden dna BJ Habibie, Menristek pada 1997. Kalau berwisata ke Aceh tapi belum mampir kesini rasanya kurang lengkap.

KEINDAHAN LOKASI

Di teras tugu, terdapat beberapa tiang yang terhubung sampai ke tangga dan menuju ke lantai dua bangunan tugu. Bangunan ini berbentuk lingaran dengan tinggi sekitar 22,5 meter. Lantai dasarnya dominan dengan warna putih. Disinilah terdapat Tugu Kilometer Nol yang terbuat dari besi melingkar dengan diameter 1 meter. Terdapat prasasti peresmian di lantai dasarnya yang menempel di dinding bangunan. Di lantai dua, tepatnya di tengah-tengah, juga terdapat prasasti, yaitu Geografis kilometer nol Indonesia. Pada lantai dua ini, Anda juga bisa melihat pemandangan sekitar secara luas. Laut Samudera Hindia serta hamparan hutan dengan pepohonan lebat akan memanjakan mata Anda. Kalau hari cerah, Anda dapat menikmati sunset di Samudera Hindia. Lalu, di atas bagunan terdapat patung burung garuda yang mencengkeram angka nol.

PERJALANAN

Selama melakukan perjalanan ke lokasi, Anda akan melihat pemandangan pantai dengan rimbunan pohon di sisi kanan dan kiri jalan. Sekumpulan monyet liar yang melintas di jalanan dan bergelayut di pepohonan akan memanjakan Anda. Ketika sudah sampai, Anda akan disambut papan “Anda telah tiba di Km 0 Indonesia”. Di terasnya juga terdapat tulisan, “Tugu Kilometer Nol Indonesia The Monument of Zero Kilometer of Indonesia”.

SERTIFIKAT

Jika Anda menginginkan bukti tertulis bahwa Anda sudah datang ke sini, bisa membuat sertifikat di kota Sabang, di Dinas Pariwisata Sabang dengan biaya sekitar Rp13.000,- saja. Pembuatan sertifikat tersebut hanya selama satu hari saja.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

TKNI terletak di hutan wisata Sabang, Desa Iboih, Sukakarya, Sabang. Kalau dari Sabang, jaraknya 25 km. Dari pelabuhan Sabang sendiri jaraknya 32 km atau menghabiskan waktu 40-50 menit perjalanan. Anda dapat menuju ke lokasi dengan beberapa alternatif kendaraan, seperti kendaraan pribadi, menyewa kendaraan mobil atau motor dan juga menggunakan angkutan umum. Untuk pilihan kedua, Anda dapat menyewa kendaraan mobil di Desa Iboih dengan harga sewa sekitar Rp350.000-Rp600.000. Sudah termasuk sopir dan sewa selama 8 jam perhari. Kalau motor beda lagi, ongkosnya mulai dari Rp60.000-Rp120.000, termasuk bensin. Pilihan ketiga adalah angkutan umum. Dari Sabang-Desa Iboih Anda akan dikenai tarif sekitar Rp30.000-Rp50.000,- Angkutan beroperasi sampai pukul 19.00. Ada juga ojek, becak motor dan kendaraan lainnya.

TIPS

Saat melakukan perjalanan ke TKNI, Anda diharapkan berhati-hati dengan kondisi jalan, sebab jalanan di sekitar berbukit-bukit dan sepi serta terdapat banyak tikungan tajam. Lebar jalannya juga sempit, sekitar 5 meter saja.

Sekian informasi dari tugu kilometer nol Indonesia. Semoga Anda puas dengan liburan Anda dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY