Wisata Aceh – Gunongan, Pemandian Permaisuri Yang Memikat Hati

0
1551
Wisata-GUNONGAN-banda-aceh

Gunongan, Pemandian Permaisuri Yang Memikat Hati – Gunongan adalah tempat pemandian permaisuri Sultan Iskandar Muda Putri Khamalia. Bangunan bersejarah berbentuk bukit ini terletak di Banda Aceh, berhadapan dengan lokasi perkuburan serdadu Belanda. Gunongan didirikan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda pada abad ke-17. Bangunan ini berbentuk seperti bunga, bersegi enam, tidak terlalu besar dan bertingkat tiga dengan tingkat utama sebuah mahkota tiang. Bangunan ini merupakan simbol dan kekuatan cinta sang Sultan kepada permaisurinya yang cantik jelita yang berasal dari Pahang, Malaysia. Objek wisata ini menjadi salah satu peninggalan kejayaan Kesultanan Aceh.

MEMANDANGI KEINDAHAN GUNONGAN

Gunongan-Wisata-Aceh

Kenapa dinamakan Gunongan? Karena bangunan ini berbentuk seperti gunung kecil. Gunongan memiliki tinggi sekitar 9,5 meter dengan tiga tingkatan. Di samping bangunan ini terdapat taman sari yang biasa digunakan anak-anak untuk bermain. Di sana juga terdapat gerbang yang dulu menghubungkan bangunan tersebut dengan kerajaan yang terbuat dari bahan kapur, biasa disebut khop. Tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam pintu ini karena hanya keluarga kerajaanlah yang berhak melewatinya. Namun, sekarang pintu ini sudah dipisah, tidak lagi berada di dalam Gunongan. Di Gunongan sendiri juga terdapat makam keluarga kerajaan yang disebut Kandang Baginda.

Untuk berkunjung ke Gunongan bisa mulai pukul 07.00 sampai 18.00 waktu setempat. Anda akan didampingi oleh penjaganya yang sangat tahu sejarah tentang bangunan ini. Untuk lebih detilnya, bisa ditanyakan kepada beliau yang akan dengan senang hati menjawabnya.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Anda bisa menggunakan transportasi udara dan darat untuk menuju ke Aceh. Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya Air menyediakan penerbangan langsung. Jakarta ke Aceh memakan waktu 3-4 jam (Jakarta-Medan 2 jam 15 menit, transit 30 menit, Medan-Aceh 1 jam). Namun, jika Anda ingin lebih hemat, bisa menggunakan penerbangan sore ke Medan dan dilanjutkan dengan bus malam ke Aceh.

Kurnia-Anugerah-Pusaka; Banda Aceh 0651 32922|Sigli 0653 21605|Biruen 0644 21073|Medan 061 4563400; Rp180.000 + snack

Pelangi; Banda Aceh 0651 32006, 0651 24095|Medan 061 4576011/2 (Gajah Mada); Rp200.000 + snack

Harga single trip mulai Rp120.000,-

Setelah sampai di Aceh bisa naik taksi atau kendaraan umum lainnya. Tarif taxi Rp50.000 sampai di atas Rp100.000,-. Karena lokasinya di pusat kota, kecamatan Baiturrahman, tepatnya di Jalan Teuku Umar untuk menuju ke sana tidaklah sulit. Kalau Anda tidak ingin naik taksi karena ongkosnya mahal, bisa naik becak motor atau labi-labi dengan tarif Rp5.000-Rp30.000,-.

KELILING DAN KULINER

Anda bisa berkeliling di sekitar Gunongan dengan becak dan membeli makanan khasnya, yaitu Roti Canai di Jalan Teuku Umar. Ada pula roti kari, nasi briyani dan teh tarik. Setelah itu, Anda juga bisa ke pasar tradisional Aceh untuk membeli aneka kue dan barang-barang khas Aceh. Berkeliling dengan naik becak akan menghabiskan ongkos sekitar Rp10.000-Rp40.000 ke atas.

Wisata-kuliner-roti-canai-khas-aceh

HOTEL

Anda bisa menginap di Hotel Rasa Mala Indah Jl. Teuku Umar 257 Seutui, Banda Aceh. Telp. 0651 41983. Tarif hotel mulai di atas Rp200.000,- sampai di atas Rp2.000.000,- dengan fasilitas yang beragam. Dijamin akan membuat istirahat Anda nyaman. Ada juga Hotel WisataJl. Jenderal Ahmad Yani Banda Aceh. Semua kamar di hotel ini sudah dilengkapi dengan AC. Tarif untuk semalam ada yang Rp175.000 dan Rp225.000 untuk yang murah. Namun, Anda harus mengecek tarif hotel tersebut karena bisa berubah sewaktu-waktu.

Mengagumi keindahan peninggalan sejarah merupakan suatu cara kita untuk menghargai pengorbanan mereka dan kuasa Tuhan yang selalu campur tangan di dalamnya. Berwisata akan menambah ilmu, pengalaman dan segala hal menarik lainnya. Siapkah Anda untuk berlibur tahun ini?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY