Wisata Religi di Masjid Jamik Bengkulu

0
1135

Wisata Religi di Masjid Jamik Bengkulu – Berwisata seringkali dapat menghilangkan beban yang semakin hari menggelayuti diri Anda. Membuang semua hal buruk serta mengalihkannya ke hal positif. Seperti halnya berwisata religi di masjid Jamik Bengkulu. Masjid Bung Karno ini memang sangat cocok untuk Anda yang mencintai dunia sejarah dan islam. Silahkan simak ulasannya.

SEJARAH

Masjid ini berkaitan erat dengan masa pengasingan Bung Karno di Bengkulu. Kenapa demikian? Karena Bung Karno, seorang insinyur bangunan yang merenovasi masjid tua yang ada di jantung kota Bengkulu. Masjid tersebut tak lain adalah masjid Jamik atau yang biasa dikenal juga dengan Masjid Bung Karno. Renovasi masjid tersebut dilaksanakan pada 1938 dengan Ir. Soekarno sebagai arsiteknya sekaligus mengawasi proses pemugaran dan memilih bahan-bahan yang digunakan. Alhasil, jadilah sekarang Masjid Jamik yang menjadi objek wisata religi.

MASJID JAMIK BENGKULU YANG MENAWAN

Masjid ini dulunya dibangun di Kampung Bajak, dekat dengan pemakaman Sentot Ali Basya. Namun, pada abad ke-18 dipindahkan ke lokasinya sekarang. Bangunan awalnya dulu sangat sederhana dan terbuat dari kayu, beratapkan daun rumbia serta lantainya sederhana. Sebagai arsitek yang merenovasi bangunan masjid, Bung Karno tetap mempertahankan bangunan aslinya. Yang dirancang atau diubah Bung Karno adalah tiang-tiang dan bagian atap. Atapnya berbentuk tumpang tiga dengan atap tingkat dua serta tiga berbentuk limasan kerucut dengan celah pada perteengahannya. Dan ukiran atau pahatan pada tiang berbentuk sulur-suluran di bagian atas.

KERAGAMAN MASJID

Terdapat halaman yang berbentuk segitiga serta diberi pagar besi dan pilar pasangan batu pada masjid Jamik tersebut. Masjidnya sendiri terdiri atas tiga bangunan yang menyatu, yaitu serambi, ruang utama dan tempat wudhu. Lantai serambinya terbuat dari ubin teraso putih dengan dinding tempok dan dialasi teralis besi pada bagian atasnya. Pintu serambinya berjumlah dua dengan bahan teralis besi juga. Di salah satu sudut serambi yang ada pilar dengan hiasan sulur-suluran emas. Di belakang bangunan serambi terdapat ruang utama yang memiliki 3 pintu dan masing-masing berdaun dua. Pada ambang pintunya, terdapat hiasan kaligrafi ayat Al-Qur’an. Ruang ini ditopang batu yang terbuat dari pasangan batu.

LOKASI DAN TRANSPORTASI

Masjid Jamik Bengkulu terletak di jantung kota Bengkulu, tepatnya di Jalan Letjen Soeprapto, Kelurahan Pengantungan, Gading Cempaka, Bengkulu. Jaraknya yang sangat dekat dengan kota tersebut membuat banyak kendaraan yang bisa Anda jadikan alternatif menuju ke lokasi, seperti ojek, becak, delman dan taksi misalnya. Bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan kota, bisa memilih delman dan becak dengan ongkos sekitar Rp3.000-Rp10.000,- saja.

Memilih tempat wisata haruslah yang tepat. Kalau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan bisa mengganggu liburan yang sedang terjadi atau masih direncanakan. Nah, selamat berlibur dan salam ransel!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY